“Saya yakin bahwa NU bukan milik partai politik tertentu, terlebih pasca selesainya Munas Lampung, NU lebih menjadi rumah besar untuk umat, makanya saya sangat yakin ketika memberikan tawaran dan membuka pintu yang seluas-luasnya bagi kader terbaik NU untuk aktif dalam politik, mudah-mudahan kami bisa berkolaborasi secara institusi dan secara pribadi, saya meminta doa dan berkahnya ke para kyai NU,”ujar alumni Tebu Ireng Jawa timur ini kepada wartawan.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Bogor, KH. Aim Zaimuddin mengaku, sangat menyambut baik kedatangan para pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, yang dinahkodai seorang santri jebolan Tebu Ireng Jombang, Kang Dede Chandra Sasmita.
“Terimakasih sudah menyempatkan diri silaturahmi ke NU, betul kata Kang Dede pada prinsipnya, NU tidak berafiliasi terhadap partai manapun, prinsipnya dalam muktamar Lampung ketua umum kami menyampaikan kembali ke khittoh, bahwa NU tidak terikat pada partai mana pun, dan membebaskan pada warga Nahdliyyin yang akan berkontribusi dan terlibat di partai politik, diberikan kebebasan masuk partai mana pun,” ungkapnya.
KH. Aim Zaimuddin melanjutkan, sejauh ini baru membuka silaturahmi dengan rekan-rekan yang berjuang di partai politik, bahkan Partai Demokrat ini yang pertama.
“ Biasanya yang sudah-sudah saya selalu tunda dan akhirnya ga jadi, tapi ketika kang Chandra menghubungi saya, eh langsung jadi. Saya sampaikan NU akan menjadi orang tua yang harus mampu mengayomi semuanya, dan tidak tertumpu pada satu partai saja, dan saya berharap silaturahmi ini bisa lebih intens lagi supaya kita bisa lebih kenal satu sama lain, tawaran Kang Dede saya pertimbangkan, khususnya d wilayah timur sudah saya buka ruang untuk teman-teman NU berjuang di partai politik, kami akan dorong kader-kader yang memiliki potensi, agar bisa memberi kontribusi untuk umat,” paparnya.
Terakhir KH. Aim Zaimuddin mengatakan, terimakasih sudah membuka ruang untuk para kader NU yang ada di Kabupaten Bogor, mudah-mudahan nanti ada warga NU yang mau bergabung dan berkiprah di Partai Demokrat, karena menurutnya saat ini politik bukan lagi menjadi hal yang tabu.
“Saya mendoakan dan titip Kepada kang Dede chandra, ini pertaruhan kang Dede sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, ulah ngerakeun santri, karena tidak banyak santri yang menjadi pucuk pimpinan parpol. Kalo sebelumnya ada 6 kursi di DPRD, setelah di pegang santri kudu naik ih, ulah ngerakeun, selain itu saya juga ingin menyampaikan bahwa nilai agama ini lebih elok di praktekan, tidak hanya di jadikan simbol, bahkan jangan sampai dijadikan dagangan, itu keterlaluan. Jadi saya berharap Demokrat tidak menjual politik identitas, tetap selaras dengan spiritnya yakni nasionalis religius,” pungkasnya. (Gus/Hdy)
Halaman : 1 2






