APAKABAR BOGOR – Pelaksanaan program bantuan keuangan pembangunan infrastruktur desa yang populer disebut program satu miliar satu desa (Samisade).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Program tersebut mampu memberdayakan masyarakat desa, terutama yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan program tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Desa (Kades) Semplak Barat, Kecamatan Kemang, ABD Rahman saat ditemui di kantornya.

Menurut Kades, dari pelaksanaan program tersebut, selain terasa adanya manfaat fisik terbangunnya infrastruktur desa, juga berdampak perputaran ekonomi di desa.

“Seperti di Kampung Lumbung RW 07, anggaran samisade digunakan untuk pembangunan turap bronjong, pasalnya, kawasan itu rawan longsor, dan saat ini sudah masuk tahap ke dua dan 75 persen. Masyarakat sekitar kami libatkan. Karena dalam program ini, sesuai arahan DPMD dan Kecamatan,” ujarnya kepada Apakabar Bogor.com.

Masih kata Kades, pihak pemdes melalui TPK selalu memantau dan mengawasi, bukan hanya dari TPK. Bahkan dari pihak Kecamatan dan UPT selalu mengontrol ke lokasi. 

“Dan Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada masalah. Pengerjaan sesuai dengan RAB dan dikerjakan sesuai dan baik. Karena dengan pengerjaan yang baik pasti menghasilkan kwalitas yang baik,” tukasnya. (Diyon/Hdy)