Ironi Sang Panglima, Kisah tentang Sang Panglima dan Syeikh Mubarak

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 1 Februari 2021 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Gerakan Guyub Nasional Indonesia (GGNI), DR M. Kapitra Ampera SH MH. /Instagram.com/@kapitra.lawfirm.

Ketua Umum Gerakan Guyub Nasional Indonesia (GGNI), DR M. Kapitra Ampera SH MH. /Instagram.com/@kapitra.lawfirm.

Lalu Syeikh menjawab,

“Panglima, yang pertama, saya tidak memiliki keinginan apapun kepada tuan.”

“Kedua, disaat pertama kali saya dipanggil tuan, saya mematuhinya sebagai rakyat. Ketika tuan menampar dan mengusir saya, saya berpikir, mungkin saya melakukan kesalahan yang saya tidak tahu, sehingga saya harus dihukum, dan saya menerima hukuman itu dengan senang hati.”

“Ketiga, di waktu tuan memanggil saya untuk yg kedua kalinya, sampai yg ke dua puluh kali, serta menampar dan mengusir saya, saya melihat tuan mendapat kebahagian, dengan perbuatan itu. Makanya saya memenuhi dan menerima perbuatan tersebut dengan senang hati, agar tuan tidak kehilangan kebahagian meskipun, dengan cara menampar dan mengusir saya.”

“Keempat, di waktu tuan memanggil saya yang ke dua puluh satu kalinya, saya memenuhi keinginan tuan tersebut. Karena, di waktu tuan memanggil saya dengan cara yg berbeda, saya berpikir, mungkin tuan merasa menyesal, mencari kebahagian dengan cara-cara yang keji. Oleh karenanya saya datang untuk menyatakan kepada tuan.”

“Tidak ada yg salah dari perbuatan tuan, agar tuan tidak larut dalam penyesalan panjang atas perbuatan tuan kepada saya.”

“Semoga tuan selalu bahagia, dan mencari kebahagian dengan cara-cara yang terpuji dan mulia” kata Syeikh sambil berlalu.

Berita Terkait

RUU Penyiaran Kontroversial: Mengapa Pasal Jurnalisme Investigasi dan Sensor Konten Jadi Sorotan Dunia?
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Gus Ipul Menepi dari Gelanggang Perebutan Kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal
Ulang Tahun, Megawati Beri Potongan Tumpeng ke Guntur, Boediono, Mahfud MD, dan Ganjar Pranowo
Pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan Menang hingga di Atas 60 Persen di Pilkada Jawa Barat 2024
Keunggulan Rudy-Ade di Pilkada di Pilkada Disambut Dukungan Sekber Wartawan Bogor
Prabowo Subianto Minta Pemenang Piilkada dan yang Kalah Saling Kerja Sama untuk Layani Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 13 Juni 2025 - 07:23 WIB

RUU Penyiaran Kontroversial: Mengapa Pasal Jurnalisme Investigasi dan Sensor Konten Jadi Sorotan Dunia?

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:45 WIB

Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:01 WIB

Gus Ipul Menepi dari Gelanggang Perebutan Kursi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Selasa, 22 April 2025 - 11:27 WIB

Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal

Sabtu, 25 Januari 2025 - 10:04 WIB

Ulang Tahun, Megawati Beri Potongan Tumpeng ke Guntur, Boediono, Mahfud MD, dan Ganjar Pranowo

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hainan: Etalase Kebijakan Pintu Terbuka Tiongkok

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:45 WIB