Di Perkebunan Kopi Rumpin, Petani Keluhkan Masalah Ini Kepada Anggota Dewan

  • Whatsapp
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, H.Daen (kanan), sedang mendengarkan keluhan para petani kopi, di saung tani./ Dok. Apakabarbogor/nzm.

APAKABAR BOGOR – Untuk mendorong argo wisata kopi di Wilayah Rumpin, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, H. Daen Nuhdiana mengunjungi area perkebunannya di Kampung Cijantur, Desa Rabak Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Ada tiga jenis kopi yang ditanam, Dari ketinggian sekitar 1000 meter, dari permukaan laut dengan luas perkebunan kopi sebanyak 26 haktar, diantaranya adalah jenis kopi Arabika, Robusta dan Liberika.

Read More

Namun petani kopi itu masih kekurangan alat untuk mengolah biji kopim

“Saya ingin tahu, kopi cijantur di Desa Rabak. Ternyata punya citarasa khusus, kopi ini ditanam diketinggian sekitar 1000 meter dari permukaan laut,” ungkap Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bogor ini.

Dia juga mengaku, kedatangan ke area perkebunan kopi, adalah untuk mendengar cerita para petani kopi. Karean selama ini, kopi dari cijantur sudah di beri nama Rumasa, artinya Rumpin Punya Rasa. Ternyata, para petani masih kekurangan alat untuk pengolahan.

“Selain itu juga kita mendengar langsung cerita dari para petani. Insha allah kita, akan dorong agar area ini menjadi argo wisata kopi,”ungkap Daen.

Daen juga mengatakan, akan mendorong salah satu yang menjadi penghambat adalah akses jalan yang menuju ke area perkebunan kopi yang masih sulit. Kedepan, DPRD tetap akan mendorong area perkebunan kopi.

“Selain alat pengolahan, kita juga akan dorong infrastruktur. Sebab, area kopi ini sangat berpotensi untuk wisata unggulan di Kecamatan Rumpin,”ucap Dewan asal Rumpin ini.

Terpisah, Ketua Kelompok Sugih Tani, Amat mengaku, sangat mengapresiasi atas kedatangan Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang sudah berkunjung ke Kampung Cijantur di Desa Rabak.

“Saya sangat apresiasi atas kedatangan Pak Dewan. Semoga apa yang saya sampaikan bisa membantu para petani kopi di Cijantur,”harap Amat. (nzm/ash)

Related posts