APAKABARBOGOR.COM-Tewasnya pelajar SMK Bina Warga I yang menjadi koban pembacokan di Simpang Pomad, Kota Bogor menjadi perhatian sejumlah pihak.
Tak hanya kerabat dan teman-teman almarhum Arya Saputra (16), yang datang bertakziah ke rumah duka di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Bacaleg DPRI dari Partai Nasdem Mohmad Solikin (MS), juga menyampaikan turut berduka atas tragedi yang menimpa almarhum Arya Saputra (16) pada Jumat 10 Maret 2023 lalu.
Dia memberikan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai.
“Mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban keluarga almarhum,” ungkap MS, Rabu (22/3/2023).
Dia sangat prihatin atas musibah yang menimpa korban, dan berharap agar Polsi bisa segera menangkap pelaku utamanya.
MS juga mengatakan, kejadian tersebut menjadi pekerjan rumah bagi semua pihak.
“Perkembangan teknologi informasi ini, khususnya di dunia pendidikan, harus betul-betul dimonitor, agar tidak ada lagi kejadian yang demikian,”jelasnya.
MS juga mempunyai pesan khusus kepada Dinas Pendidikan, agar sekolah yang menjadi seteru mudah-mudahan dapat dimediasi, tentunya dengan kegiata-kegiatan yang positif.
Baca Juga:
CATL Luncurkan TECTRANS II di Ajang IAA Transportation 2026, Percepat Elektrifikasi Kendaraan Niaga
Hisense Luncurkan Seri Proyektor C3 Terbaru, Wujudkan “Home Entertainment” yang Imersif
“Apakah itu bidang kesenian, olahraga, itu kita hidupkan,” jelasnya.
Tentunya, sambung dia, kegiatan keagamaan Menjadi yang utama, karena jika pondasi Agamanya kuat maka hal-hal seperti itu tidak akan terulang di Kabupaten Bogor.
“Terkait pengawasan SMA dan SMK oleh provinsi, saya kira perlu dievaluasi secara mendalam.
Karena secara geografis Jawa Barat wilayah yang sangat luas, berikan kewenangan pengawasan kepada Kabuapeten dan kota,”pungkas dia. (diyon/ash)***
Baca Juga:
Energi Bersih untuk Semua Orang: BLUETTI dan UN-Habitat Perluas Program Energi Bersih ke Nigeria






