Aan pun meminta adanya pertanggung jawaban dari pihak yang mengerjakan dan Dinas terkait.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Kami ingin cepat selesai dan pekerjaan cepat di selesai kan. Untuk teguran pasti, karena ini temuan. Jelas ini temuan dan ada apa sampai molor,” pungkasnya.

Selain itu, Diakui Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Permadi menjelaskan, banyak laporan ke Anggota DPRD terkait pekerjaan yang tidak tepat waktu.

Membuat aktifitas masyarakat tertunda, karena pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor seperti itu.

“Saya belum bisa komentar sebelum ketemu sama UPT dan kontraktor. Masalah pekerjaan lambat pastinya kena denda, dan Masyarakat banyak dirugikan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, tambah dia, akan memanggil pihak terkait untuk dipertanyakan sejauh mana perencanaan awal pekerjaan.

“Ketika lewat pasti kena denda. Ya berharap kedepan Jalan ada proyek molor dan kita undang UPT, PUPR dan kontraktornya,” tandasnya.(Haidy)