Pasca Banjir Bandang Menerjang Purasari, Ini yang Dilakukan Forkopimcam Leuwiliang 

- Pewarta

Minggu, 3 Juli 2022 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Area terdampak banjir bandang di Purasari Kecamatan Leuwiliang./Dok.And

Area terdampak banjir bandang di Purasari Kecamatan Leuwiliang./Dok.And

APAKABAR BOGOR – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Leuwiliang bersama Pemerintahan Desa (Pemdes) seKecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Menggelar kerja bakti di wilayah yang terdampak bencana banjir bandang Kampung Cisarua, Desa Purasari, belum lama ini.

Terlihat sejumlah Kepala Desa membawa anggota turun langsung membantu membersihkan puing-puing bekas banjir yang melalu lantah sungai Cisarua.

“Karena kita hanya bisa mensuport bantuan yang sederhana dengan cara bekerja bakti sama sama. Selain itu kita juga memotivasi masyarakat,” kata Kepala Desa Leuwiliang Iman Nurhaiman.

Kata dia, pihaknya di bantaran kali Cisarua menggeser kan batu-batu yang terbawa arus sangat besar sehingga harus menggunakan alat berat.

“Saya berharap dari Pemda Kabupaten Bogor bisa membantu bencana ini untuk memperbaiki sungai Cisarua. Karena ini menyangkut masyarakat banyak,” paparnya.

Sementara, Sekretaris Kecamatan Leuwiliang Iwan Darmawan mengatakan, bersama para kepala desa se kecamatan Leuwiliang, dengan sukarela membantu untuk membenahi saluran saluran yang memang harus perlu penanganan.

“Ini harus segera ada penanganan seperti pemasangan Bronjong. Sementara saat ini kita hanya membersihkan puing-puing bekas banjir bandang agar aliran sungai ini bisa lancar,” kata dia.

Menurut Iwan, pihak kecamatan sejauh ini belum mendapatkan data kerugian lahan persawahan yang terkena dampak banjir bandang tersebut.

“Saat ini pihak kecamatan baru mendapatkan data rumah-rumah yang hancur saja, sedangkan untuk lahan pertanian seperti sawah itu belum,” ujarnya.

Dia memerintahkan pemerintah desa untuk segera mendata hal itu, dengan begitu pemerintah kecamatan akan mendata dan melihat.

“Agar setelah ada data pihaknya bisa mengajukan ke pemerintah terkait supaya ada bantuan bagi petani,” tukasnya. (And)

Berita Terkait

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan HUT Republik Indonesia 81
Kolaborasi Dinsos Kabupaten Bogor dan LAZ Rabbani Percepat Distribusi Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan
KPK Siap Dukung Diklat Antikorupsi PPWI Kabupaten Bogor untuk Perkuat Peran Pewarta dalam Pengawasan Publik
Kakan Kabupaten Bogor I: Laporkan Kalau Ada Petugas yang Meminta Uang, Akan Saya Tindak Tegas
PT Antam Tbk UBPE Pongkor Ikut Meriahkan Hari Jadi Bogor ke-544
Dinas Sosial Kabupaten Bogor Mengucapkan Selamat Hari Jadi Bogor 544
PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan Selamat Hari Jadi Bogor 544

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:48 WIB

PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan HUT Republik Indonesia 81

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:34 WIB

Kolaborasi Dinsos Kabupaten Bogor dan LAZ Rabbani Percepat Distribusi Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:13 WIB

KPK Siap Dukung Diklat Antikorupsi PPWI Kabupaten Bogor untuk Perkuat Peran Pewarta dalam Pengawasan Publik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:16 WIB

Kakan Kabupaten Bogor I: Laporkan Kalau Ada Petugas yang Meminta Uang, Akan Saya Tindak Tegas

Berita Terbaru