Begini Kisah Guru Honorer Banting Setir Usaha Kostum Kucing Hingga Ekspor ke Amerika

- Pewarta

Jumat, 4 Juni 2021 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Lelah menjadi guru honorer karena penghasilan menjadi guru tidak bisa menutupi kebutuhan sehari-harinya. Predi Lugina (45) warga Kampung Gang Baiturahman RT 03/02, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor memustuskan banting stir menjadi tukang jahit konveksi.

Kendati dirinya sangat mencintai profesi menjadi guru, karena gajih guru honorer tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari untuk keluarga. Akhirnya pada tahun 2014 ia memutuskan untuk membuka konveksi Kecil-kecilan.

“Bermodalkan satu mesin jahit milik Kakak  saya mencoba peruntungan, saat itu saya menjahit pakaian sekolah berjalan waktu pada 2017 sempat sepi orderan pesanan baju sekolah, akhirnya saya mendapatkan tawaran untuk membuat kostum hewan peliharaan dari kakaknya yang juga membuka konveksi. Setelah saya coba dan saat itu saya ingat pertama kali membuat konstum pak haji,” ujar Predi.

Masih kata Predi saat itu dirinya, mencoba untuk fokus pada kostum kucing bermodalkan Rp 500 ribu, dirinya memulai Kembali usaha konveksi dengan membuat kostum kucing.

“Saya saat itu masih ada sisa bahan bahan bekas saya coba kembangkan untuk dibuat kostum kucing lalu selanjutnya saya posting di sosmed dan ternyata ramai banyak yang pesan,” sambung Predi.

Karena banyaknya orderan lanjut Predi ia mencoba memasarkan hasil produksinya itu lewat marketplace salah satu situ jual beli online. Seiring waktu pesanan makin bertambah bahkan tidak hanya dari Bogor namun hampir menyeluruh Indonesia agen dan grosir memesan hasil produksi kostum yang saya buat.

“Dan untuk penjualan sendiri  lewat marketplace di seluruh Indonesia, Filipina, Thailand, bakan Amerika Serikat saat itu untuk ke Amerika pesanan baju toga wisuda,” paparnya.

Berita Terkait

Jelang IBL All Indonesian 2026, IBL dan Pemkab Bogor Gelar Dribel Massal di Car Free Day
Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Habis Digeledah PMJ, Zimam Pastikan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Kembali Berjalan Normal
Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
PT Antam UPBE Pongkor Mengucapkan HUT Republik Indonesia 81
Kolaborasi Dinsos Kabupaten Bogor dan LAZ Rabbani Percepat Distribusi Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan
KPK Siap Dukung Diklat Antikorupsi PPWI Kabupaten Bogor untuk Perkuat Peran Pewarta dalam Pengawasan Publik

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Jelang IBL All Indonesian 2026, IBL dan Pemkab Bogor Gelar Dribel Massal di Car Free Day

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2026

Senin, 28 September 2026 - 15:20 WIB

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Sabtu, 12 September 2026 - 06:43 WIB

Habis Digeledah PMJ, Zimam Pastikan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Kembali Berjalan Normal

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum

Berita Terbaru