Proyek Pembangunan Menara Selular di Ciampea Dihentikan Oknum Warga, Kontraktor Akan Tempuh Jalur Hukum

  • Whatsapp
Oknum warga hentikan proyek pembangunan menara seluler di Kampung Lebak Sirna, Desa Ciampea./Dok.Apakabarbogor.com

APAKABAR BOGOR – Berdalih mengatasnamakan warga yang mempersoalkan izin lingkungan dan menghentikan pekerjaan proyek pembangunan . Arif PT Bakti Bhangun Persada selaku kontraktor bangunan menara selular di Kampung Lebak Sirna RT.003/007, Desa Ciampea akan menempuh jalur hukum.

Pasalnya, dirinya sebagai kontraktor sudah menempuh perizinan sesuai dengan aturan dan mengantongi izin, apalagi proses tersebut dibantu oleh Pemerintah Desa dan Karang Taruna.

Read More

Diakui Arif, proses mediasi pun sudah di fasilitasi oleh pihak desa sebanyak dua kali.

“Sudah ada upaya mediasi yang dilakukan dari kami selaku pemborong, yang di fasilitasi oleh Pihak Desa bahkan Babinsa dan Bhabinkhamtibmas ikut turut menghadiri. Akan tetapi dari oknum yang mengatasnamakan warga tersebut tidak datang,” ujar Arif kepada wartawan. Selasa, 23 Maret 2021.

Ia pun mempertanyakan kapasitas oknum yang mengatasnamakan warga tersebut yang mempertanyakan izin, bahkan kompensasi dampak radiasi untuk warga dari menara selular sudah diberikan.

“Kami akan menempuh jalur hukum dan melaporkan oknum yang mengatasnamakan warga, jelas itu provokasi kepada warga, sementara warga disekitar pembangunan tersebut tidak ada yang mempersoalkan dan apa dasarnya dia menghentikan pekerjaan pembangunan,” pungkasnya. (TIM)

Related posts