APAKABAR BOGOR – Akibat proyek preservasi atau pemeliharaan Jalan Raya Kemang Parung, saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Akibatnya, ruas jalan nasional itu setiap harinya mengalami kemacetan, dan dikeluhkan pengguna jalan.

Seperti diketahui, kemacetan parah yang setiap hari terjadi dari arah Bogor menuju Jakarta dan sebaliknya, tepatnya di Jalan Raya Kemang, sudah banyak dikeluhkan masyarakat pengguna jalan.

“Kemacetan hampir setiap sore hari hingga malam di jalan raya Kemang ini menjadi keluhan masyarakat pengguna jalan, selain diakibatkan mangkraknya proyek jalan tembus Bomang-Bojonggede juga banyaknya kendaraan sepeda motor yang melawan arah,” ujar salah satu warga sekitar Subhan (34) kepada wartawan, Kamis 23/6/2022.

Di tempat yang sama, salah satu sopir angkutan umum jurusan Parung – Bogor, mengatakan dirinya sudah jenuh dengan kemacetan yang terjadi di jalan raya kemang akibat pemeriharaan jalan tersebut.

“Macet setiap pagi dan siang apalagi sore macetnya parah. Sudah sewa sulit ditambah macetnya panjang menambah kesulitan saya mas. Apa ga bisa dikerjakan di malam hari, dan kalau bisa ada petugas yang mengatur kemacetan,” keluhnya.

Senada dengan Darwis salah satu mahasiswa negeri di Jakarta, dirinya sangat prihatin akan kemacetan di jalan raya Kemang arah Parung tersebut. Dirinya menduga anggaran perawatan jalan tersebut pasti besar. Tapi sayangnya di lokasi tidak ada papan proyek.

“Saya sangat prihatin dengan pola kerja betonisasi jalan di jalan raya Kemang yang berlarut-larut dan senantiasa menyebabkan kemacetan yang sangat parah, banyak warga juga mempertanyakan soal anggaran perawatan jalan ini. Mungkin papan proyeknya dipasang di lokasi lain,” katanya sembari tersenyum. (Yon/Hdy)