Dua Kakek Diamuk Massa Kalau Tak Dihalangi Kades Sudah Jadi Perkedel, Masalahnya Bikin Geleng Kepala

  • Whatsapp
Warga Cibentang merangsek masuk, hendak menjadikan pelaku dugaan perkosaan terhadap anak dibawah umur./Dok.Apakabarbogor.com/dyn.

APAKABAR BOGOR – Aksi perkosaan seolah tak ada habisnya. Korbannya pun tak pandang bulu, bisa siapa saja, termasuk anak di bawah umur sekalipun. Rabu 21 April 2021 malam. Warga Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng dibuat emosi dengan aksi bejat yang dilakukan dua orang kakek paruh baya terhadap bocah berusia 8 tahun.

Dalam video viral yang beredar di akun Instagram @infoparung itu, warga terlihat gelap mata berusaha memberikan bogem mentah kepada pelaku pemerkosaan.

Read More

Dalam video tersebut itu juga, warga nekat menerobos rumah Kepala Desa Cibentang yang pada saat itu berusaha mengamankan pelaku agar tidak diamuk massa.

Saat dikonfirmasi, Kades Cibentang, Ciseeng, Kabupaten Bogor, Hasanudin membenarkan terkait kasus pemerkosaan yang dilakukan dua orang warganya yang bernama EN (65) dan SN (50).

“Memang benar adanya seperti itu. Kami Pemdes mengamankan pelaku dari amukan massa,” ujarnya.

Hasanudin juga menjelaskan, ketika dirinya tengah berbincang dengan pihak keluarga korban, warga yang emosi mulai berdatangan dan mengincar pelaku.

“Adapun permasalahan pemerkosaan atau pelecehan seksual yang terjadi, kami belum sempat terlalu jauh menanyakan ke pihak korban karena massa sudah berdatangan,” jelasnya.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Hasanudin langsung berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.

“Massa sudah ramai. Untuk kelanjutannya pelaku dan korban saya amankan dengan koordinasi dengan pihak berwajib. Itu untuk menghindari pelaku dari amuk masa. Sekarang sudah ada di Polsek parung,” bebernya.

Selain itu, Hasanduin membenarkan bahwa kedua pelaku EN dan SN merupakan bagian dari warganya.

“Untuk pelaku bapak EN usia 65 tahun warga asli Desa Cibentang dan yang satu lagi bapak SN usia 50 tahun  tinggal di Desa Cibentang,” tandasnya. (dyn)

Related posts